Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Ferry Batara Meminta Pemkot Depok Untuk Beri Perhatian Serius Stunting Tinggi

Gambar
Kasus stunting atau anak tumbuh kerdil akibat kurang gizi harus menjadi perhatian Pemerintah Kota  Depok   karena , penderita stunting di Kota  Depok  cukup tinggi, yakni mencapai 8.000 anak.   Pemerintah kota Depok harus memperhatikan masalah Gizi buruk yang cukup banyak yang terjadi di wilayah kota Depok .Adapun Gizi buruk tersebut seperti underweight ( berat badan di bawah rata rata ) hingga mencapai 8,6 % Wasting ( kurus ) 5,4% dan obesitas (kegemukan ) 42,6% . Ferry mengatakan bahwa “ pencapaian ASI eksklusif juga perlu di tingkatkan karena baru mencapai 42,6 %” Ferry juga mengatakan   data kekerasan terhadap anak yang ditangani oleh Pusat Pelayanan Terpadu  Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok tahun lalu sebanyak 60 kasus "Dan kasus paling tinggi kekerasan seksual sebanyak 40 kasus," terangnya. Ferry berharap Walikota Depok  berkomitmen untuk melakukan upaya yang nyata dalam penanganan stuntin...

Polisi Memburu Pelaku Penusukan Pelajar SMK Sasmita Jaya

Gambar
Ahmad F auzan pelajar   korban meninggal dunia   yang tertusuk senjata tajam saat terlibat aksi tawuran di Jalan Raya Puspiptek, depan Taman Tekno, BSD, kota Tanggerang  Selatan, masih dalam penelitian  tim medis RSCM. Terkait pelaku,  Ferdy mengatakan pihaknya sudah mengantongi   identitas pelaku penusukan terhadap Fauzan siswa SMK tersebut, saat ini pelaku masih dalam keadaan buron.  "Pelaku sudah kita identifikasi, kita DPO kan pelaku, sedang dalam pencarian,"  katanya. Ferdy mengimbau kepada pelaku dan kerabat pelaku, untuk kerja sama   dan meminta pelaku segera menyerahkan diri. Ia menduga, pihak keluarga turut membantu pelaku bersembunyi.  "Himbauan keluarga agar segera diserahkan saja, agar bisa kita proses," ujarnya.  Sebelumnya, 16 pelajar peserta tawuran yang terjadi pada Selasa (28/7) sudah dimintai keterangannya. Para pelaku yang berasal dari dua sekolah ini, dipastikan tidak   dilakukan...

Teman Teman Sekolah Mengiringi Pemakan Fauzan Korban Tawuran

Gambar
Puluhan pelajar mengiringi pemakaman fauzan siswa SMK Sasmita Jaya Fauzan adalah salah satu dari beberapa pelajar yang menjalankan aksi tawuran, Fauzan menjadi korban tawuran yang meninggal dunia. Tawuran terjadi pada selasa 28 Juli 2018, di Jalan Raya Puspitek,Kecamatan Setu Tanggerang Selatan. Pelajar kelas XII jurusan Pemasaran ini telah menjalani tiga kali masa operasi, mulai dari pemotongan, pengangkatan sajam dari wajah korban sampai pembersihan sajam dari wajahnya. Mengenai masalah ini tidak ada satupun pelajar yang bersedia di konfirmasi terkait meninggalnya teman mereka. Hasan adalah paman korban menjelaskan bahwa    almarhum meninggal kemarin malam, "Kabar meninggalnya itu di RSCM sekitar pukul 18.06 WIB," kata    paman korban Hasan.                                  ...

Menjalani Perawatan Selama 11 Hari Pelajar Yang Mukanya Tertusuk Benda Tajam Meninggal Dunia Di RSCM

Gambar
Ahmad Fauzan adalah seorang pelajar yang berusia 18 Tahun Siswa dari SMK   Sasmita Jaya Pamulang yang menjadi korban penusukan saat terjadi tawuran di Jalan Raya Puspitek ,Tanggerang Selatan,pada 28 Juli 2018, meninggal dunia setelah melakuan perawatan selama 11 hari   di RSCM Jakarta. Kasat Reskrim  Polres Tanggerang Selatan    AKP Alexander membenarkan kabar meninggalnya pelajar kelas XII SMK Sasmita Jaya tersebut. "Betul (Meninggal)," kata Alex, Rabu (8/8). Ahmad Fauzn sempat menjalankan 3 kali oprasi di bagian wajah,mulai dari oprasi pemotongan sajam,pengangkatan sajam dan pembersihan luka di muka akibat senjata tajam tersebut Sampai saat ini, Polisi masih memburu pelajar diduga penusuk Ahmad Fauzan, yang identitasnya telah dikantungi Polisi. Saat ini sejumlah rekan dan kerabat almarhum tengah memadati rumah duka di Pedurenan, Gunung Sindur, kabupaten Bogor.             ...

Siswa SD Terlibat Tawuran Anggota Dewan Meminta Seluruh Pihak Untuk Aktif Dalam Mengawasi

Gambar
DPRD kota depok menyayangkan aksi tawuran siswa sekolah dasar yang terjadi di  Pondok Sukma Permai i, Kejadian tersebut sangatlah di sayangkan sebab siswa SD masi sangat belia untuk melakuakan aksi brutal tersebut . aksi yang dilakukan siswa SD tersebut seharusnya menjadi pelajaran untuk   semua pihak terutama orang tua,guru, dan keluarga sekitar   untuk lebih mengawasi siswa yang cenderung masi kecil tersebut.   Tidak hanya untuk siswa   yang terlibat tawuran saja pembekal penting di lakukan untuk seluruh siswa di Indoesia  mengenai tawuran ,apa itu tawuran ? apa akibatnya melakukan hal tersebut? Pemerintah kota depok meminta untuk membuat tempat penaggulangan setiap kekerasan yang terjadi atau   yang di lakukan siswa SD Pemkot depok juga mengaskan untuk memiliki tempat   khusus untuk menanggulangi ini. Jika tidak bisa dilakukan pihak sekolah, kerjasama dengan pihak lain,” Petugas Bhabinkamtibmas Polsek Sukmajaya ...